Sabtu, 02 Mei 2015

Renungan HARDIKNAS

MAJU UNTUK INDONESIAKU,
SEMANGAT DI BULAN BARU
-(02/05/2015)-




Salam sejahtera semua. Assalamu’alaikum. Dan selamat merayakan hari pendidikan nasional, tepatnya pada tanggal 2 mei ini guys. Mengingat ayah kita Ki hajar Dewantoro yang semangat memperjuangkan pendidikan Indonesia zaman belanda dulu dan kakak kita yang sangat memotivasi dengan surat-suratnya yang dijadikan buku, yakni Raden Ajeng Kartini.

 3 hal penting pada pagi ini guys. Info yang akurat atau lebih tepatnya sih Cuma hipotesis dari seorang guru favoritku.  Buat basa basi, gimana perasaan kalian kalau kalian tahu negara kita telah diteliti dengan secara logika dan rasional dan dikatakan bahwa negara Indonesia gak bakalan bisa maju ? Pasti orang yang mau baca ini pasti langsung ricuh. Jangan sampe kita cuek dengan ini. Respek donk guys.

Marah boleh aja,tapi emosi yang dikeluarkan harus sehat mbak/mas bro.. kita harus menguatkan apa yang menjadi pikiran utama untuk memperbaiki dan membuktikan bahwa anggapan itu hanya semata-mata untuk membangkitkan Indonesia yang baru diawal bulan yang baru. Coba kita fikir anggapan itu lebih dalam. Memang betul sekali jika dilogikakan hasil penelitian tersebut.

          Tengolaklah sekitar kita, tetangga kita lebih dekatnya. Memang untuk seharusnya lebih merasakan malu terhadap tetangga kita yang lebih maju. Jangan hanya mau saja untuk korup. Tapi kita harus lebih menyadari untuk malu. Negara kita yang katanya berbeda-beda tapi tetap satu ini seharusnya harus benar-benar bersatu. Jangan hanya dijadikan slogan semata yang hanya dipandang sebelah mata. Wah.. prihatin juga saya. Memangnya apa sih yang sudah saya berikan untuk negara ?

          Dengan adanya hari ini, pendidikan adalah hal utama yang harus diubah. Menengok Jepang yang dulunya hancur lebur dan masih impor beras dari negara kita. Hal pertama yang dilakukan pemimpinnya adalah membenarkan pendidikan bukan pangannya. Yang membuat Jepang percaya akan pendidikan adalah mereka mempunyai dasar pegangan hidup hanya dari sebuah dongeng. Kalau judulnya saya lupa. Tapi inti dari dongeng tersebut adalah jika mereka tidak belajar dari sekarang mereka akan mati. Jadi mereka menganggap belajar sama saja seperti makan.

          Ada contoh lain seperti Korea. Mereka memegang teguh dasarnya. Yakni, seseorang tidak dilihat dari pendidikan tingginya tapi ia dilihat dari sebesar apa ia membuat produk yang bisa digunakan oleh orang lain.

          Yap, gimana guys ? kapan ya.. Indonesia seperti itu...? renungkan mbak/mas bro. Jangan juga pertanyaan kita hanya menjadi angan-angan belaka. Sebagai manusia kita hanya bisa berdoa, berusaha, dan pasrah. Semoga apa yang kita lakukan sama dengan apa yang kita impikan. Dan jika itu telah dilakukan. Bukan hanya pendidikan Indonesia tapi Indonesia lah sendiri yang maju. Tapi tanpa kesadaran setiap individu kita takkan bisa meraihnya. Dan dengan arahan pimpinan yang bisa menyadarkan kita.

          Demi Indonesia guys !
          Selamat memperingati Pendidikan Indonesia yang benar-benar nyata !
          Salam rindu Indonesiaku, Wassalamu’alaikum.

Note: jika kalian sadar, bisa coment rek !


Tidak ada komentar:

Posting Komentar